LANGIT BIRU TANPA KABUT ASAP, CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Posko Kebakaran Hutan dan Lahan:
+62 8131 00 35000
+62 8131 62 35000
Kamis, 25 Februari 2021 15:18

ANTISIPASI KARHUTLA RIAU PEMERINTAH RENCANAKAN TMC

Menyikapi naiknya kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, Pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). Rencana TMC berupa hujan buatan, akan dilaksanakan pada bulan Maret, mempertimbangkan prediksi BMKG bahwa curah hujan di wilayah Riau menunjukan kategori menengah pada bulan Maret dan secara bertahap menjadi rendah pada bulan Mei mendatang.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Alue Dohong pada kesempatan memimpin rapat koordinasi melalui video conference (25/02), mengungkapkan bahwa kondisi di provinsi yang mengalami peningkatan karhutla harus diantisipasi dengan upaya pencegahan melalui pendekatan dari darat dan udara.

“Pencegahan karhutla melalui udara bisa dilaksanakan dengan TMC untuk membasahi gambut, mengisi embung dan kanal yang sudah dibangun. Sedangkan pemadaman karhutla terus dilakukan Manggala Agni bersama personil lainnya di lapangan," jelas Alue.

Ditambahkan oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Ruandha Agung Sugardiman, asap dari kejadian karhutla yang terjadi di Provinsi Riau saat ini jika tidak segera ditangani akan berpotensi dapat mengakibatkan kabut asap, ini yang harus segera diantisipasi.

“Manggala Agni yang tergabung dalam Satgas Darat Dalkarhutla Provinsi Riau sudah melakukan pemadaman di 43 lokasi yang berada di beberapa wilyah Provinsi Riau termasuk di Kepulauan Riau,” ungkap Ruandha.

Sebagai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada musim kemarau yang akan segera datang ada beberapa upaya yang harus segera dilakukan antara lain menyusun rencana aksi bersama antar kementerian dan lembaga. Selain itu, persiapan pelaksanaan TMC pada awal bulan Maret KLHK akan berkoordinasi dengan BPPT, BNPB, BMKG, dan TNI.

Selanjutnya pembasahan gambut dan pencegahan karhutla harus terus dilakukan dengan melaksanakan patroli oleh Manggala Agni dan Brigdalkarhut KSDAE, namun dengan tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 selama masa pandemi. Pada pelaksanaan patroli pencegahan karhutla, selain pengawasan lapangan dan sosialisasi juga mengutamakan pemadaman secara dini, sedangkan untuk wilayah remote area diupayakan pemadaman melalui udara.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengungkapkan pemanfaatan TMC di Wilayah Riau dapat dilakukan mulai periode Bulan Maret dengan memaksimalkan keberadaan uap air dan potensi pertumbuhan awan yang masih cukup signifikan pada periode tersebut.

Dalam rapat secara virtual tersebut dihadiri oleh Kepala BPPT, Deputi Bidang Klimatologi-BMKG, Deputi Bidang Meteorologi-BMKG, Deputi Bidang Teknologi Pengembangan Sumber Daya Alam-BPPT, Eselon I dan II KLHK terkait, Staf Khusus dan TAM KLHK terkait, dan Kepala Balai PPIKHL.

 

CETAK
Kontak

Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,
Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gedung Pusat Kehutanan Manggala Wanabakti Blok VII Lt. 13
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta 10270
Tel/Fax : 021-5704618

Total Visitors