LANGIT BIRU TANPA KABUT ASAP, CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Posko Kebakaran Hutan dan Lahan:
+62 8131 00 35000
+62 8131 62 35000
Senin, 01 Maret 2021 21:03

KLHK DUKUNG OPERASI UDARA PENGENDALIAN KARHUTLA DI RIAU

Mengantisipasi kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau, KLHK mensiagakan satu helikopter Bell-412 untuk memperkuat Satgas Pengendalian Karhutla Provinsi Riau mulai Senin (1/3). Selain itu dalam waktu dekat ini KLHK bersama BNPB, BPPT, TNI Angkatan Udara, BMKG dan BPBD Riau juga akan melakukan operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Riau dan sekitarnya.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Basar Manullang saat menempatkan heli Bell-412 dalam rangka dukungan KLHK pada operasi udara untuk pengendalian karhutla di Provinsi Riau mengungkapkan misi utama operasi udara yang akan dilaksanakan dengan Heli Bell-412 ini adalah untuk patroli/pemantauan udara, pemadaman udara, dan evakuasi penyelamatan.

“Heli Bell-412 kita siagakan di Landasan Udara Roesmin Nurjadin untuk melakukan patroli udara dan water bombing jika diperlukan pada siklus karhutla bulan Maret - April di Riau,” ungkap Basar saat mensiagakan heli di Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Pada acara deploy Heli Bell-412 KLHK hari ini, dilakukan patroli udara di wilayah Kampar, Bengkalis, Dumai, dan Rupat untuk melakukan pengecekan pada lokasi bekas karhutla yang telah berhasil dipadamkan oleh Manggala Agni dan Satgas Darat Provinsi Riau.

Basar menambahkan selain upaya pencegahan dengan mensiagakan Heli Bell-412, KLHK bersama dengan BNPB, BPPT, TNI AU, BMKG, dan BPBD bekerjasama untuk melakukan operasi TMC pada wilayah-wilayah rawan karhutla di Riau yang akan dimulai pada bulan Maret.

“Operasi TMC ini dilakukan dengan maksud untuk membasahi kawasan gambut, mengisi embung, kanal, dan kolam retensi untuk menekan potensi terjadinya karhutla di wilayah rawan,” jelas Basar.

Basar menjelaskan naiknya cuah hujan di Provinsi Riau pada 2020 salah satunya disebabkan oleh operasi TMC. Curah hujan yang menurut prediksi BMKG pada 13-30 Mei 2020 sebesar 121 mm setelah dilakukuan intervensi dengan TMC mengalami kenaikan sebesar 22,42% menjadi 157 mm. Jika kita bandingkan dengan curah hujan historis dari 2009-2019 sebesar 100,5 mm, intervensi TMC menjadikan curah hujan mengalami kenaikan sebesar 35,99%.

Basar mengungkapkan berdasarkan analisis data dan informasi iklim dan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) serta melihat perkembangan kondisi di wilayah Provinsi Riau, dimana telah muncul titik panas/ hotspot dan kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di beberapa wilayah di Provinsi Riau seperti di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir, maka dilakukan penanggulangan karhutla selain melalui operasi penanggulangan dari darat juga dilakukan dukungan operasi melalui udara.

Sebagai langkah antisipasi penanggulangan karhutla dari darat, KLHK telah menyiagakan sebanyak 239 anggota Manggala Agni (MA) di 5 (lima) wilayah Daerah Operasi (Daops) untuk wilayah Provinsi Riau termasuk Kepulauan Riau. Daops Brigade Dalkarhutla KLHK di bawah Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (PPIKHL) Wilayah Sumatera ini meliputi Daops Sumatera IV (Pekanbaru), Daops Sumatera V (Dumai), Daops Sumatera VI (Siak), Daops Sumatera VII (Rengat), dan Daops Sumatera VIII (Batam).

Pantauan titik panas (hotspot) di wilayah Riau dari tanggal 1 Januari – 1 Maret 2021 melalui pantauan web sipongi.menlhk.go.id berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) confident level ≥80% adalah sebanyak 290 titik. Sebagai langkah antisipasi dan kesiapan pengerahan sumber daya dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gubernur Riau telah menetapkan status siaga darurat bencana karhutla sebagaimana Keputusan Gubernur Riau Nomor 212/11/2021 selama 259 hari terhitung tanggal 15 Februari - 31 Oktober 2021

CETAK
Kontak

Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,
Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gedung Pusat Kehutanan Manggala Wanabakti Blok VII Lt. 13
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta 10270
Tel/Fax : 021-5704618

Total Visitors