LANGIT BIRU TANPA KABUT ASAP, CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Posko Kebakaran Hutan dan Lahan:
+62 8131 00 35000
+62 8131 62 35000
Selasa, 02 Maret 2021 19:21

KLHK LUNCURKAN PATROLI TERPADU ANTISIPASI KARHUTLA RIAU

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) kembali meluncurkan patroli terpadu pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2021 sebagai antisipasi kejadian karhutla di Provinsi Riau hari ini (2/3/2021).

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, Basar Manullang mengungkapkan patroli terpadu pencegahan karhutla yang diluncurkan hari ini merupakan upaya untuk mengatasi karhutla fase pertama di Provinsi Riau yang akhir-akhir ini intensitas karhutla di Riau sudah mulai meningkat.

“Provinsi Riau memiliki dua fase puncak karhutla yaitu pada Maret - April dan Juli - September. Sehingga untuk membantu pengendalian karhutla fase pertama dilaksanakan patroli terpadu pencegahan karhutla, patroli udara, dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC),” ungkap Basar.

Basar mengatakan Patdu Pencegahan Karhutla di Provinsi Riau akan dilaksanakan pada empat Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni di Provinsi Riau meliputi Daops Sumatera IV (Pekanbaru), Daops Sumatera V (Dumai), Daops Sumatera VI (Siak), dan Daops Sumatera VII (Rengat).

“Patdu Pencegahan Karhutla dilakukan dengan membangun 16 posko desa yang ada di 7 kabupaten meliputi Kabupaten Kampar, Siak, Dumai, Rokan Hilir, Bengkalis, Pelalawan, dan Indragiri Hulu. Lokasi posko-posko ini merupakan desa rawan yang sering terjadi karhutla serta memiliki jumlah hotspot yang cukup banyak pada tahun sebelumnya. Nantinya posko-posko yang dibangun akan menjangkau 2-4 desa di sekitar posko yang juga merupakan desa rawan karhutla,” terang Basar.

Patroli terpadu pencegahan karhula ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2016 sebagai awal perubahan paradigma dimana pengendalian karhutla lebih mengutamakan kepada aspek pencegahan, sehingga sampai api tidak sampai membesar.

Selain itu, kegiatan patroli terpadu pencegahan karhutla ini merupakan tindak lanjut dari Arahan Presiden di Istana Negara pada tanggal 22 Februari 2021 lalu, dimana salah satu butir arahannya adalah memprioritaskan upaya pencegahan melalui deteksi dini, monitoring areal rawan hotspot, dan pemantauan kondisi harian di lapangan. Pemantauan harian ini diwujudkan melalui patroli pencegahan karhutla baik patroli terpadu, patroli mandiri, dan patroli rutin.


Sebelum melakukan Patdu Pencegahan Karhutla bersama dengan TNI, Polri, dan MPA, Manggala Agni sudah melakukan Patroli Mandiri sejak bulan Januari di Provinsi Riau. Patroli Mandiri juga dilaksanakan di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan mulai bulan Februari.

“Di Riau, beberapa lokasi titik api sudah berhasil dipadamkan, dan pada lokasi lainnya masih terlihat tim satgas Dalkarhutla melakukan proses pendinginan. Sampai dengan hari ini Manggala Agni dan Tim Satgas Karhutla Provinsi Riau masih melakukan pemadaman di Pekanbaru dan di Kota Batam, “ jelas Basar.

Untuk tahun 2021, telah muncul titik panas/ hotspot di beberapa wilayah seperti di Kota Dumai, Kabupaten Bengkalis, Rokan Hilir, Siak, Pelalawan, Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Saat ini upaya penanggulangan karhutla terus dilakukan Manggala Agni dan tim satgas Provinsi Riau, sampai proses pendinginan guna memastikan api benar-benar padam. Hingga 2 Maret 2021 melalui pantauan web sipongi.menlhk.go.id berdasarkan Satelit Terra/Aqua (NASA) confident level ≥80% terdapat sebanyak 292 titik. Sebagian besar titik api sudah dinyatakan padam.

CETAK
Kontak

Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,
Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gedung Pusat Kehutanan Manggala Wanabakti Blok VII Lt. 13
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta 10270
Tel/Fax : 021-5704618

Total Visitors