LANGIT BIRU TANPA KABUT ASAP, CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Posko Kebakaran Hutan dan Lahan:
+62 8131 00 35000
+62 8131 62 35000
Sabtu, 03 April 2021 06:43

PATROLI TERPADU PENCEGAHAN KARHUTLA DI RIAU, KEPRI, DAN JAMBI

Manggala Agni dan para pihak tetap siaga lakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meskipun sebentar lagi memasuki bulan Ramadan dan umat Islam akan menjalankan ibadah puasa. Hal ini tidak menjadi penghalang untuk tetap siaga, tetap bekerja menjaga lingkungan agar tidak terjadi karhutla.

Hal ini senada dengan apa yang menjadi pesan Ibu Menteri LHK, Siti Nurbaya dalam arahannya pada saat Rapat Koordinasi Khusus Pengendalian Karhutla tahun 2021, bulan Februari lalu. Menghadapi masa transisi musim kemarau yang juga bertepatan bulan puasa dan menjelang Lebaran, wilayah-wilayah rawan harus diamankan dari karhutla. Hal ini juga kembali ditegaskan oleh Presiden RI, Joko Widodo untuk melakukan pemantauan lapangan setiap hari.

Patroli terpadu pencegahan karhutla pun menjadi kegiatan yang terus dilaksanakan di tingkat tapak. Setelah sebelumnya patroli terpadu dilaksanakan di Provinsi Riau pada tanggal 2 – 31 Maret, patroli terpadu kembali dilanjutkan menjelang bulan puasa ini. Tepatnya, tanggal 5 April dan selama 30 hari mendatang, Manggala Agni bersama-sama dengan Babinsa, Babinkamtibmas, dan juga Masyarakat Peduli Api (MPA) melaksanakan patroli terpadu di desa-desa rawan di Provinsi Riau dan Jambi. Patdu dilaksanakan pada  tujuh posko desa di Provinsi Riau, satu posko di Kepulauan Riau tepatnya di Bintan, dan dua posko di Provinsi Jambi yang merupakan wilayah kerja Balai PPIKHL Wilayah Sumatera.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, KLHK, R. Basar Manullang menyampaikan bahwa meskipun kita semua akan menjalankan ibadah puasa, namun upaya pengendalian karhutla tidak boleh lengah. Justru kita harus tetap waspada dan siaga sehingga tidak terjadi karhutla yang tentu juga dapat menggangu suasana ibadah puasa Ramadan.

“Dalam melaksanakan patroli ini, tim patroli akan mendatangi masyarakat desa pada berbagai kesempatan. Pesan dan ajakan untuk mencegah karhutla disampaikan melalui aksi anjangsana ke rumah, kebun, ladang, warung, bahkan masyarakat yang mereka temui di rute patroli mereka,” tambah Basar. 

Tentunya, selain patroli terpadu bersama dengan para pihak, Manggala Agni secara mandiri juga tetap melakukan patroli dengan melakukan penyisiran di daerah-daerah rawan. Tim Manggala Agni ini akan melakukan kegiatan yang sama dengan patroli terpadu pencegahan karhutla.

Ditegaskan oleh Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, bahwa Manggala Agni sebagai garda terdepan pengendalian karhutla akan terus siaga dan berupaya melakukan pengendalian karhutla di tingkat tapak.

“Patroli terpadu, didukung dengan patroli mandiri menjadi upaya yang ditempuh dalam pengendalian karhutla sehingga setiap kejadian karhutla dapat segera ditangani dan  atau pun titik panas (hotspot) yang terpantau dapat segera dilakukan groundchek untuk memastikan apakah terjadi karhutla atau tidak,” tegas Ferdian. 

Lebih lanjut, setiap hasil patroli ini akan segera dilaporkan secara berjenjang melalui whatsapp group ke Posko Daops sampai ke Posko Pusat untuk segera ditindaklanjuti terhadap hal-hal yang perlu segera mendapat penanganan. Selain itu, pelaporan juga dengan menggunakan Sistem lnformasi Patroli Pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (SIPP Karhutla) sehingga didapatkan data lapangan yang akurat dan up to date sebagai bahan pertimbangan dalam penentuan kebijakan pengendalian karhutla lebih lanjut.

CETAK
Kontak

Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,
Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gedung Pusat Kehutanan Manggala Wanabakti Blok VII Lt. 13
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta 10270
Tel/Fax : 021-5704618

Total Visitors