LANGIT BIRU TANPA KABUT ASAP, CEGAH KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN
Posko Kebakaran Hutan dan Lahan:
+62 8131 00 35000
+62 8131 62 35000
Rabu, 30 Juni 2021 14:51

SINERGI DALAM PENCEGAHAN UNTUK MENJAGA GAMBUT DARI KARHUTLA

 

Pentingnya sinergi para pemangku kepentingan dalam pencegahan karhutla di lahan gambut menjadi fokus utama untuk ditingkatkan dalam menjaga lahan gambut dari karhutla. Ini menjadi salah satu poin penting pada webinar Obrolan Pelepas Lelah Season 2 Tahun 2021, yang mengangkat sub tema Meredam Karhutla di Lahan Gambut yang diselenggarakan oleh Balai Litbang LHK Palembang (30/6).

Sylvana Ratina, Plt. Sekretaris Balitbang KLHK, dalam sambutannya mengungkapkan salah satu permasalah lingkungan adalah karhutla dan kita bersyukur bahwa setelah tahun 2015 kejadian karhutla jauh menurun.

“Permasalahan kebakaran hutan dan lahan ini harus kita kendalikan dan kita pelajari, seluruh perangkat pusat dan daerah harus dikerahkan agar karhutla tidak terjadi,” ungkap Sylvana.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Basar Manullang dalam sambutannya mengungkapkan Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki gambut tropika terluas di dunia yang berada di Pulau Sumatera, Kalimantan, dan Papua. Kawasan gambut Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam hayati yang tinggi dan bermanfaat bagi masyarakat. Namun di sisi lain, pada kawasan gambut tertentu terutama yang telah mengalami degradasi akan menjadi daerah yang rawan akan ancaman karhutla.

“Upaya pengendalian karhutla harus terus dilakukan. Kerja keras bersama yang melibatkan sinergi para pihak sangat diperlukan. Kesadaran dan peran serta masyarakat harus terus diperkuat. Kedepankan langkah-langkah pencegahan dalam penanganan karhutla, mencegah kebakaran tentunya lebih baik daripada harus bersusah payah memadamkan dengan dampak yang ditimbulkannya,” jelas Basar.

Basar menjelaskan prediksi BMKG menunjukkan beberapa wilayah di Sumatera perlu segera mendapat perhatian. Jika dilihat dari prakiraan curah hujan bulanan tahun 2021, mulai bulan Juni di wilayah Riau, Jambi, dan Sumsel berada kategori rendah sampai menengah. BMKG telah memberikan rekomendasi untuk mewaspadai potensi karhutla kategori moderat pada bulan Juli sampai dengan Oktober 2021 terutama di wilayah Provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Ketiga provinsi ini sebagaimana kita ketahui bersama memiliki kawasan lahan gambut yang cukup luas.

“Berdasarkan pengalaman pengendalian karhutla, KLHK menyempurnakan langkah penanganan karhutla menuju solusi permanen. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah mencetuskan tiga klaster dalam strategi penanganan karhutla,” jelas Basar.

Klaster pertama, melakukan analisis iklim dan langkah monitoring cuaca secara kontinyu kemudian didukung oleh rekayasa hari hujan melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC). TMC sebagai upaya pencegahan karhutla dilakukan dengan tujuan membasahi kawasan gambut yang rawan karhutla, mengisi kanal-kanal, kolam retensi, dan embung untuk menekan potensi karhutla.

Klaster kedua, pengendalian operasional dalam sistem satgas terpadu oleh para pihak di tingkat wilayah yang diperkuat dengan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang dilengkapi sarana dan pengetahuan teknis serta dibekali pengetahuan paralegal.

Klaster ketiga, pembinaan tata kelola lanskap, khususnya dalam ketaatan pelaku usaha/ pemegang konsesi, praktik pertanian, dan penanganan lahan gambut.

Basar mengharapkan agar kita terus bersinergi dalam menjaga kelestarian dan kemanfaatan alam dan lingkungan hidup kita. Bersama kita satukan tekad dan lakukan aksi nyata untuk meredam karhutla di lahan gambut, agar kita bisa selalu wujudkan langit biru tanpa kabut asap di negeri tercinta kita ini.

Webinar yang diselenggarakan secara hybrid ini menghadirkan narasumber yaitu Sugeng Riyanto, Ketua Kelompok Tani Wono Tirto, OKI; Ferdian Krisnanto, Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sumatera; dan Edwin Martin, Peneliti Sosiologi Lingkungan BP2LHK Palembang.

CETAK
Kontak

Direktorat Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan,
Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim,
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Gedung Pusat Kehutanan Manggala Wanabakti Blok VII Lt. 13
Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta 10270
Tel/Fax : 021-5704618

Total Visitors